Dia berharap pola pelatihan tersebut dapat terus berlanjut kedepannya guna menjadi kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Harapannya nanti setelah diberikan pelatihan wawasan dan keterampilan yang didapat bisa terus berkembang di wilayah desanya masing-masing. Kembangkan usaha, jadilah wirausaha baru dan pelopor penggerak di desa masing-masing,” pesan dia.
Sementara, Ketua Baznas Klaten, Muchlis Hudaf mengatakan bahwa Baznas merupakan lembaga pemerintah non-struktural untuk mengelola zakat baik itu pengumpulan maupun pendistribusian.
“Harapannya nanti pemerintah daerah untuk terus mendukung dan mendorong masyarakat terutama ASN untuk menyalurkan zakatnya kepada kita. Penyalurannya nanti juga untuk masyarakat klaten yang memang kurang mendukung dari segi perekonomiannya,” jelasnya.
Dirinya juga berharap melalui kegiatan pelatihan ini selalu dimonitoring agar terus berlanjut sehingga dapat tercipta masyarakat yang mandiri serta memperoleh penghasilan yang layak.
Penyematan tanda peserta serta penyerahan bahan baku cuci piring dan cuci baju kepada 25 desa perwakilan TP PKK se-Kabupaten Klaten oleh Wakil Bupati Klaten dan Ketua Baznas Klaten.
Pewarta : Joko Purwanto
Editor : Firman