Calon Bupati Muna 2024, Pastikan Memiliki “Saham Kuadrat”

Jadusin
Jadusin

Oleh :
Jadusin, S.Sos, S.IP, MSi.
Dosen
Pendiri Lembaga Pendidikan Gratis Maluku, Asal Tongkuno

Dua tokoh hebat, Yohanes pembaptis dan Muhammad Abdus Salam ( 1926-1996 ) penerima nobel fisika tahun 1979 menyampaikan “Setiap pemimpin memiliki kelemahan, namun dengan kejujurannya mampu menutupi berbagai kelemahannya untuk rakyat”.

Kegembiraan masyarakat Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara menunggu perhelatan politik pemilihan Bupati tahun 2024 menjadi harapan nafas saham keberlanjutan pembangunan secara bertahap dan nyata dengan APBD tahun 2023 sebesar 1,28 Triliun.

Pengembangan pemanfaatan sumberdaya alam yang melimpah tersebar di 205.769 ha dan Sumberdaya manusia kisaran 230 ribu jiwa, membutuhkan Calon bupati yang memiliki ” Saham Kuadrat” yakni figur dengan lompatan berfikir global, adanya kejujuran / ketulusan dan Moralitas jitu lainnya dan inovasi spektakuler untuk memakmurkan rakyat Muna pada tahun 2025- 2029.

Figur yang mampu membawa Daerah ini menjadi tersohor maju di wilayah ASEAN tahun 2045 karena prinsip kejujuran yang ditularkan pemimpin kepada seluruh bawahannya dan rakyatnya.

Saham Kuadrat Calon Bupati Muna adalah pemimpin yang memiliki banyak pembeda kebaikan dibanding orang lain seperti :

– Physicality. seseorang yang memiliki penampilan fisik prima sehinga memancarkan karisma kepada orang lain dengan butir nilai keagamaan

– Moralability. Bertangungjawab atas seluruh keputusan dan kebijakan yang telah ia teken dengan memastikan muaranya untuk kemaslahatan rakyat, teguh pada prinsip kebenaran dan kearifan lokal Muna, memiliki kejujuran dan niatan tulus untuk tidak merampas duit rakyat, keberaniaan menjalankan prinsip kemanusiaan dan selalu 24 jam memikirkan kemakmuran rakyat Muna.

– Peraonability. Selalu berusaha menjadi lebih baik dengan tidak tunduk pada harta dunia.

– Emotionality. Memiliki kecerdasan emosial sehingga tindakannya tidak hanya pertimbangan nalar.

– Sociability. Memberikan perhatian penuh kepada siapa lawan komunikasi, memiliki kemampuan memberikan respon kepada lawan bicara, kemampuan empati dan membangun jaringan luas demi kepentingan rakyat Muna bukan untuk mempertebal dompet pribadi.

– Intellectuallity. Figur cerdas yang memiliki wawasan dan pengguasaan fakta yang luas, berfikir logis sistematis, kreatif dan out- of the box, kemampuan merumuskan ide menjadi praktis dan aplikatif.

Itulah setitik rujukan dalam memilih Calon Bupati Muna, sehingga kita memastikan figur itu setelah menjadi pemenang kelak akan menjadi keberkahan bagi seluruh rakyat.

Pembangunan disemua sektor bisa dilakukan dengan bertahap dan nyata memerlukan kolaborasi semua pihak dengan tulus tanpa tendensi politis. Demokrasi yang luas harus mengedepankan moralitas dengan berbagai variannya yang melekat pada setiap warga Muna dimanapun bekerja.

Setiap orang harus memastikan kemanfaatan perannya untuk dirinya dan kemajuan daerah Muna. Ini sesuai ungkapan Tokoh Hindu, Sri Satya Sai, yang amat bijak menyatakan ” Kecerdasan harus sahabatnya jujur ” ( intelligence must be his best honest ). Mimpi rakyat untuk sejahtera menjadi sirna bila pemimpinnya tidak jujur.

Editor : Firman

Ikuti Kami di :
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.