Diskusi Penguatan Manajemen Pengelolaan Komunitas Literasi di Kampung Literasi Ceria Kendal, Diskusi Inspiratif Guru Penggerak Tiga Kecamatan

KENDAL, Beritategas.com – Sebuah diskusi bertajuk “Penguatan Manajemen Pengelolaan Komunitas Literasi” sukses digelar di Kampung Literasi Ceria, Kendal, dengan menghadirkan 35 guru penggerak dari SD, SMP, SMA dan SMK di tiga Kecamatan, yakni Patean, Sukorejo dan Pageruyung. Acara ini merupakan bagian dari program literasi yang diselenggarakan dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rabu (23/10/24).

Munawar, S.Pd, selaku pengelola Kampung Literasi Ceria, menyambut para peserta dengan antusias. Menurutnya, para guru penggerak yang hadir merupakan sosok-sosok hebat yang sudah memiliki komunitas literasi di daerah masing-masing.

“Beliau-beliau yang hadir ini adalah penggerak literasi yang hebat di tempat mereka masing-masing. Kami mengumpulkan mereka di sini untuk berdiskusi dan saling menguatkan dalam hal manajemen pengelolaan komunitas literasi,” ujar Munawar.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi satu sama lain, terutama bagi komunitas literasi yang masih membutuhkan dorongan lebih.

“Yang sudah lebih maju dalam pengelolaan literasinya akan memberi contoh dan menuntun mereka yang masih perlu bantuan,” lanjutnya.

Diskusi tersebut benar-benar memberikan dampak positif bagi para peserta. Salah satu guru penggerak yang hadir, Saiful Latif Al Mubarok, S.Pd, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang bermanfaat bagi perkembangan komunitas literasi yang ia kelola.

“Ini keren banget. Diskusinya sangat berguna untuk pengembangan komunitas literasi di tempat saya,” kata Saiful dengan penuh semangat.

Siti Marlina, S.Pd, peserta lain yang juga aktif sebagai penggerak literasi di daerahnya, menyuarakan harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

“Diskusi ini sangat penting, dan saya berharap agar tidak berhenti sampai di sini. Kegiatan ini perlu dilanjutkan secara berkala, mungkin sebulan sekali, untuk menjaga momentum dan semangat kami. Intinya, kegiatan ini keren banget bagi saya yang bergerak di bidang literasi,” ungkapnya.

Acara ini menjadi ajang tukar pikiran dan pengalaman bagi para guru penggerak yang aktif dalam dunia literasi di Kendal. Melalui diskusi seperti ini, mereka dapat saling berbagi strategi dan solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan komunitas literasi, sekaligus memperkuat jaringan literasi di tiga kecamatan.

Diharapkan dengan adanya dukungan dan program seperti ini, literasi di Kendal, khususnya di Patean, Sukorejo dan Pageruyung, akan semakin berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain. Para penggerak literasi pun semakin termotivasi untuk terus menghidupkan semangat membaca dan menulis di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Pewarta : Pujiono
Editor : Widiyo

Ikuti Kami di :
banner 300x250banner 300x250

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.