JAMBI, Beritategas.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA) menyelenggarakan kegiatan ‘Diklat Kebhinekaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2024’ berlangsung di Kampoeng Radja, Kota Jambi, Sabtu (20/06/2024).
Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama tim senam ACFIK Universitas Jambi untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mempersiapkan mental peserta menghadapi seluruh rangkaian acara.
Kegiatan diikuti 295 mahasiswa dari berbagai program studi seperti Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Jasmani,Olahraga, dan Kesehatan, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar antusias mengikuti kegiatan ini.
Diklat dihadiri langsung dan dibuka secara resmi oleh Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. Juga turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Hafrida, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. M. Rusdi, Wakil Dekan Bidang Umum, Perencanaan, Dr. Ervan Johan Wicaksana, Koordinator Prodi PPG, Bunga Ayu Wulandari, S.Pd., M.EIL., Ph.D. serta 4 Koordinator Bidang PPG.
Diklat Kebhinekaan dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali para calon guru dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai keragaman budaya, toleransi, solidaritas, dan persatuan dalam masyarakat multikultural.
Rektor UNJA, Prof. Helmi, menegaskan bahwa PPG bertujuan menghasilkan calon pendidik yang berkualitas dengan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila.
Prof. Rusdi Dekan FKIP, menambahkan bahwa ke depan PPG akan fokus pada pola Prajabatan untuk mengatasi kekurangan guru di Indonesia.
“Pola PPG ke depan akan menggunakan pola Prajabatan, bukan Dalam Jabatan (Daljab), karena peserta Prajabatan umumnya berusia muda dan memiliki masa kerja yang panjang, sehingga dapat memenuhi kuota kekurangan guru di Indonesia”.
“Mereka yang lulus dari PPG akan memiliki banyak skema penerimaan, baik sebagai PNS maupun PPPK. Diklat ini adalah langkah awal untuk membangun wawasan kebangsaan,” ungkap Dekan.
Ketua Prodi PPG UNJA, Bunga Ayu Wulandari, Ph.D., mengharapkan peserta dapat memahami dan menghargai perbedaan serta memperkuat toleransi dan persatuan.
“Diklat kebhinekaan ini penting di era globalisasi dan digitalisasi untuk meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap keragaman budaya. Diharapkan, diklat ini membantu calon guru masa depan mengenal, memahami, dan menghargai perbedaan, termasuk suku, agama, perilaku, pandangan, fisik, dan sosial ekonomi. Hal ini diharapkan memperkuat toleransi, solidaritas, dan persatuan di masyarakat multikultural,” tuturnya.
Diklat ini menghadirkan dua Narasumber, yaitu Brigjen TNI Rachmad, S.I.P. dengan materi ‘Pancasila sebagai Way of Life Bangsa Indonesia’; dan Dr. Ugi Nugraha, S.Pd., M.Pd. dengan materi ‘Outdoor Activities’. Selain itu, di akhir kegiatan juga diisi dengan permainan tradisional dan lomba kebhinekaan.
Penyelenggaraan Diklat Kebhinekaan PPG Prajabatan UNJA diharapkan dapat menghasilkan guru profesional yang beradab, berilmu, adaptif, kreatif, inovatif, dan unggul dalam kompetisi, serta berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.
Kunjungi : www.unja.ac.id.
Pewarta : A.Erolflin
Editor : Firman