JAMBI, Beritategas.com – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) telah menyelesaikan loading test jembatan bailey sepanjang 30 m sebagai upaya tanggap darurat atas amblasnya Jalan Nasional Jambi–Sumbar beberapa waktu lalu. Hasil loading test menunjukkan jembatan ini aman digunakan.
Dikutip dari laman resmi ig.kementerianpu, bahwa jembatan yang dibangun di ruas Muaro Bungo–Batas Sumatera Barat (N.009) STA 53+000, Desa Sirih Sekapur, Kab. Bungo saat ini telah fungsional digunakan dengan pembatasan beban maksimal 20 ton.
“Kita harus memastikan jalan ini aman digunakan, terutama menjelang mudik Lebaran nanti. Metode yang diterapkan tidak hanya harus cepat, tetapi juga menjamin ketahanan jalan dalam jangka panjang,” ujar Menteri Dody.
Dengan selesainya penanganan darurat ini, arus lalu lintas di ruas tersebut diharapkan kembali normal, sehingga mobilitas masyarakat serta kelancaran transportasi Jambi-Sumbar dapat terjaga.
Tentunya dengan selesai pembangunan jembatan bailey sepanjang 30 m, akan dapat memperlancar arus barang dan orang dalam menghadapi arus mudik hari Raya Idul Fitri 1446H.
Jalan yang putus beberapa waktu lalu usai diterjang luapan air sungai, Edi Purwanto Anggota DPR RI dapil Jamb sempat meninjau langsung pemasangan jembatan sementara bailey di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Jambi-Padang.
Tentunya dengan selesai pembangunan jembatan bailey sepanjang 30 m, akan dapat memperlancar arus barang dan orang dalam menghadapi arus mudik hari Raya Idul Fitri 1446H, meskipun lewat satu persatu secara bergantian. Ruas tersebut telah dapat dilewati kendaraan sejak Rabu kemaren.
Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman