JAMBI, Beritategas.com – Syukur alhamdulillah kita haturkan kehadirat Allah Azza wa Jalla atas kemudahan yang Allah berikan kepada kita untuk melakukan serangkaian ibadah kepada-Nya. Kita memohon kepada Allah agar supaya serangkaian ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah. Dan kita juga berharap setiap doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Azza wa Jalla.
Shalawat dan salam pada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, yang akan mengantarkan kita pada syafaat kelak.
Pertemuan kita dengan ustadz Sadam Husen di hari yang berbahagia ini, Jumat (25/10/2024) mengambil tema ”Jangan Remehkan Yang Haram”.
“Kami dulu meninggalkan sembilan peluang dari sepuluh yang halal, karena khawatir kami akan terjerumus pada sesuatu yang haram.”
Pembaca Beritategas.com yang dimuliakan Allah Azza wa Jalla,
Salah satu fenomena yang terjadi di akhir zaman adalah minimnya kesadaran seorang hamba terhadap perbuatan dosa. Sehingga penurunan seperti ini terus terjadi dari zaman ke zaman.
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu mengatakan,
“Sesungguhnya kalian melakukan berbagai perbuatan yang kalian anggap lebih ringan dari rambut, namun kami dulu di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganggapnya sebagai sesuatu yang membinasakan.”
Ada seseorang yang melakukan suatu perbuatan, ia anggap perbuatan tersebut sesuatu yang remeh, tidak bernilai, namun sebenarnya perbuatan itu besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
”Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” [Quran An-Nur: 15].
Salah satunya bisa kita lihat bagaimana para sahabat tatkala mereka bermuamalah, ketika mereka bekerja, ketika mereka mencari harta.