PALEMBANG – Diduga Kota palembang sumatera selatan (sumsel) kembali masuk ke zona merah atau wilayah berisiko positif covid-19.
Hal tersebut lantaran kasus konfirmasi positif covid-19 yang ada di sumsel hinga 9 Desember 2020 tembus di angka 10.027 Orang. Artinya mengalami peningkatan yang signifikan.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas kesehatan (Dinkes) Sumsel, Yusri membenarkan hal itu. Lantaran capaian 10.027 kasus, sejak 23 Maret tersebut disebabkan tambahan 40 kasus baru pada 9 Desember dengan setengahnya berasal dari kota Palembang.
“Tambahan kasus dari Palembang sebanyak 24 orang, Prabumulih 24 orang, Banyuasin 4 0rang, OKU timur 3 orang, Pali dan Empat lawang masing masing 1 orang,” Ujarnya, Jumat (11/12/2020).
Namun, kasus sembuh juga bertambah 46 orang yakni dari Palembang 38 orang, dari Muara enim 5 orang, Lubuk lingau 2 orang, dan Prabumulih 1 orang.
Menurut Ahli epidemiologi sumsel, DR Iche Andriyani liberty, menuturkan perubahan zona di palembang bisa terjadi karena penerapan protokol kesehatan yang mulai berkurang. Apalagi berkaitan erat dengan momen pilkada serentak pemilihan kepala daerah. Hal ini bisa menjadi celah dari lalai protokol kesehatan.
Kendati Palembang tidak turut adil dalam pilkada serentak, namun kata Iche, kota Palembang ini menjadi jalur dan perlintasan ke sejumlah kabupaten yang ada di Sumsel.
Masih kata Iche, status zona merah di palembang bisa terus bertambah,”jika masyarakat terus mengabaikan protokol kesehatan, apalagi libur natal dan tahun baru nanti,” tutupnya.
Reporter : Johny Anthony
Editor : Firman