SUKOHARJO, Beritategas.com – Digelarnya Operasi pasar beras medium terus berlanjut. Operasi pasar yang digelar Pemkab Sukoharjo telah memasuki putaran terakhir yang digelar di Balai kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo, pada Selasa (28/03/23) kemarin, sebagaimana disampaikan kepada awak media pada Rabu (29/03/23).
Digelarnya operasi pasar bersama Bulog tersebut kembali menawarkan beras medium dengan harga murah dalam upaya mengendalikan inflasi. Operasi pasar tersebut yang telah dipantau langsung oleh Etik Suryani selaku Bupati Sukoharjo.
Menurut keterangan warga Sulastri menjelaskan, dalam operasi pasar beras medium tersebut, setiap beras medium kemasan 5 kilogram (Kg) dari Bulog dijual seharga Rp. 42.500 atau Rp. 8.500 per Kg. Setiap warga bisa membeli beras tersebut maksimal 10 Kg.
“Warga sangat antusias dan sangat senang dengan adanya Operasi Pasar beras yang dilakukan Pemkab Sukoharjo tersebut. Operasi pasar yang diadakan di Kelurahan Dukuh ini merupakan operasi ke-12 sehingga operasi pasar beras tersebut sudah dilakukan di semua kecamatan. Selama ini setiap kecamatan mendapatkan 5.000 kg beras dari Bulog”, ungkapnya.
Menurut keterangan Bupati, harga beras medium yang diberikan untuk masyarakat sangat jauh dibawah harga pasaran. Misalnya, saat ini beras medium non Bulog harganya berkisar Rp. 12.000 per Kg. Sehingga harga beras medium dari Bulog yang juga dijual di pasaran dijual Rp. 47.500 per 5 Kg.
Disamping itu untuk mengendalikan inflasi, operasi pasar beras medium ini juga bisa membantu masyarakat kurang mampu yang mana setiap warga bisa membeli beras maksimal 10 kg.
“Disamping kemasan beras medium 5 Kg, selama operasi pasar juga dijual paket berisi minyak 1 liter dan gula pasir 1 kg dari Bulog dengan harga Rp. 27.500.”, pungkas Sulastri.
Pewarta : Dwi Nurbiyanto
Editor : Widiyo Prakoso