JAMBI, Beritategas.com – Setelah mengalami kevakuman selama empat tahun, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jambi kembali aktif. Prosesi pelantikan pengurus BEM UNJA periode 2025/2026 dilaksanakan di Aula UNIFAC Rektorat Universitas Jambi lantai 3 pada Senin (17/03/2025).
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Jambi (UNJA), Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., didampingi Wakil Rektor III, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., serta jajaran Dekan, Wakil Dekan, Ketua Lembaga, dan Ketua Ikatan Alumni UNJA, , Ketua Majelis Alumni Mahasiswa (MAM), serta Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari masing-masing fakultas.
Dalam amanatnya Rektor UNJA, memberikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa yang berhasil menghidupkan kembali organisasi BEM setelah empat tahun vakum. Ia menegaskan bahwa berorganisasi merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswa yang tidak hanya membentuk kedewasaan, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih keterampilan berbicara dan berinteraksi dengan orang lain.
“Belajarlah untuk memperkuat diri dalam mengembangkan kemampuan dalam mengeksplorasi potensi diri untuk menghadapi tantangan yang luar biasa. Jika kalian tidak bergerak untuk mengeksplorasi diri, maka kalian tidak akan dapat bersaing. Wujudkan mimpi kalian bahwa kalian mampu berkompetisi. UNJA siap memfasilitasi mahasiswa yang ingin berprestasi. Ayo maju bersama UNJA, mari kita bawa almamater ini tetap orange dan semakin bersinar,” ujar Rektor UNJA.
Ketua BEM yang dilantik, Rahmad Zaki, menegaskan bahwa hari ini adalah langkah awal untuk memastikan keberlanjutan organisasi ke depan. Ia juga menyatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik balik bagi BEM UNJA setelah hampir empat tahun mengalami kevakuman.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas kami dengan sebaik-baiknya. Kabinet kami bernama ABHIPRAYA, yang berarti harapan dan tujuan baik untuk masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
“Meskipun dihadapkan dengan tantangan transisi yang cukup berat akibat kevakuman BEM sebelumnya, kehadiran kita pada kesempatan ini mencerminkan tekad dan komitmen yang kuat untuk bersama-sama memajukan dan membawa BEM UNJA menuju arah yang lebih baik ke depannya. Ini adalah awal dari perjalanan baru yang akan kita tempuh bersama, untuk membangun organisasi yang lebih solid dan bermanfaat bagi seluruh mahasiswa,” ujar Rahmad Zaki.
Ketua pelaksana, Muhammad Azlan, juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan ini, terutama panitia dan pihak universitas yang telah memberikan fasilitas dan dukungan penuh, menurutnya, momen ini sebagai simbol revitalisasi gerakan mahasiswa UNJA.
“Vakum bukan berarti hilang, melainkan kesempatan untuk menyusun perbuatan. Hari ini, kita kembali bukan sekadar melanjutkan, tetapi untuk melampaui. Masa vakum ini adalah waktu penuh tantangan, namun juga pengalaman berharga yang mengajarkan kita arti ketahanan dan semangat perubahan. BEM adalah bukti bahwa ide besar tak pernah mati, hanya menunggu waktu yang tepat untuk bangkit dan kembali membawa gerakan mahasiswa menuju arah yang lebih baik,” ujar Muhammad Azlan.
Dengan semangat baru dan kepengurusan yang baru, diharapkan BEM UNJA dapat kembali aktif dalam mengawal dinamika kampus serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkembang, bersuara, dan berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan akademik maupun sosial.
Momentum ini menjadi bukti bahwa gerakan mahasiswa UNJA terus hidup dan siap membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Kunjungi : www.unja.ac.id.
Pewarta: A.Erolflin
Editor: Firman