JAMBI, Beritategas.com – Ma’asyiral Muslimin pembaca yang dirahmati Allah. Puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta ala dengan ucapan Alhamdulillâhi rabbil âlamin, mari senantiasa kita ucapkan sebagai bentuk terimakasih kepada-Nya atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita semua, khususnya nikmat iman dan sehat, sehingga kita bisa terus istiqamah menunaikan ibadah dan kewajiban.
Semoga ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah Subhanahu wa ta ala dan kita digolongkan sebagai hamba-hamba-Nya yang taat, serta dikumpulkan dalam surga-Nya yang penuh nikmat.
Shalawat dan salam mari kita haturkan kepada panutan dan idola kita bersama, Nabi Muhammad Sall Allahu alayhi wasalam, allahumma shalli ‘alâ Muhammad wa ‘alâ alih wa sahbih, yang telah mengajarkan kita kebenaran agar tidak terjerumus pada kesalahan, dan kebaikan agar tidak terjerumus pada keburukan.
Semoga Allah melimpahkan keselamatan dan kesejahteraan kepada keluarganya, para sahabatnya, dan semua umatnya. Aamiin.
Selanjutnya, sebagai awal dalam memulai perjumpaan kita di Jumat ini, 12 Safar 1446 H/ 16 Agustus 2024 saya Ustaz Sadam Husen, S.Sy mengajak para pembaca semua untuk terus berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Alah Swt dengan hakikat takwa yang sesungguhnya, caranya adalah menjalankan semua yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.
Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah
Sekitar lebih dari tujuh puluh sembilan tahunan silam, bulan ini untuk pertama kalinya menjadi bulan yang spesial yang dikenang dalam sejarah perjuangan kemerdekaan. Hari Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terjadi di bulan Agustus menjadi penanda bangsa kita terbebas dari penjajahan.
Seiring bergulirnya waktu, makna kemerdekaan mengalami perluasan. Tidak sebatas merdeka dari sistem kolonial. Namun yang lebih luas lagi kemerdekaan dapat kita artikan sebagai sikap untuk menjadi pribadi yang merdeka dari kebiasaan-kebiasaan yang buruk, tidak disiplin, menunda pekerjaan, menghindar dari tanggung jawab, tidak produktif, dan masih banyak lainnya.
Oleh karena perluasan makna kemerdekaan inilah, kita ingin menyampaikan sejumlah hal yang di dalamnya masih banyak di antara kita, belum merdeka sepenuhnya.